Teknologi

PLN Luncurkan New AP2T Wave 5, Layanan 46 Juta Pelanggan Makin Terintegrasi

320
×

PLN Luncurkan New AP2T Wave 5, Layanan 46 Juta Pelanggan Makin Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Teks: Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, memukul gong sebagai penanda go live New AP2T Wave 5 untuk wilayah Sumatera Utara, Banten, dan Jakarta Raya.(ist)

MEDAN, Menarapos.id – PT PLN (Persero) memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan mutu pelayanan pelanggan melalui peluncuran New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 5 di Sumatera Utara, Banten, dan Jakarta Raya. Implementasi tahap kelima ini menjangkau 15,66 juta pelanggan, sehingga total cakupan sistem New AP2T mencapai sekitar 46,01 juta pelanggan.

Peluncuran yang digelar di Medan pada Kamis (22/10/2026) dihadiri Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, bersama jajaran manajemen PLN. Dalam kesempatan yang sama, PLN juga meresmikan Gedung Contact Center PLN 123 Site Medan untuk memperkuat layanan informasi dan penanganan pengaduan pelanggan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menegaskan implementasi New AP2T menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat transformasi digital dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.

“Transformasi membutuhkan keberanian untuk melangkah. Kita harus berani menjalankan New AP2T karena kalau terus diliputi rasa takut, kita tidak akan bergerak maju. Tantangan pasti ada, tetapi harus kita hadapi dan selesaikan bersama. Alhamdulillah, implementasi New AP2T berhasil berjalan hingga Wave 5,” ujar Fahrur Rozy.

New AP2T dikembangkan dengan dukungan teknologi terbaru dan penguatan keamanan sistem untuk meningkatkan keandalan proses pelayanan sekaligus menjaga perlindungan data pelanggan. Pembaruan ini diharapkan membuat proses layanan kelistrikan semakin mudah, responsif, dan terintegrasi.

Implementasi New AP2T dilakukan secara bertahap. Wave 1 mencakup 3,39 juta pelanggan, Wave 2 sebanyak 5,39 juta pelanggan, Wave 3 sebanyak 7,15 juta pelanggan, dan Wave 4 sebanyak 14,42 juta pelanggan. Dengan penambahan cakupan pada Wave 5, sistem tersebut kini melayani sekitar 46,01 juta pelanggan.

Sistem ini juga telah terintegrasi dengan sejumlah instansi pemerintah, antara lain Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Integrasi tersebut mendukung keterpaduan proses pelayanan dan pengelolaan data sesuai kebutuhan serta kewenangan masing-masing instansi.

Tak hanya memperbarui sistem digital, PLN juga meningkatkan fasilitas Gedung Contact Center PLN 123 Site Medan. Pembenahan dilakukan pada sejumlah bagian gedung yang terdampak banjir pada akhir tahun sebelumnya untuk mendukung kenyamanan petugas dan kesiapan operasional dalam menerima, menindaklanjuti, serta mengoordinasikan penyelesaian pengaduan pelanggan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan transformasi teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan budaya pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

“Melalui New AP2T dan peningkatan fasilitas Contact Center PLN 123 Site Medan, kami terus memperkuat pelayanan dari sisi sistem maupun kesiapan petugas. Bagi kami, keberhasilan transformasi harus dirasakan pelanggan melalui layanan yang semakin mudah, responsif, dan memberikan kepastian penyelesaian,” ujar Rizky.

Ia menambahkan, PLN UID Sumatera Utara juga terus mendorong peningkatan pengalaman pelanggan melalui program CX100. Upaya tersebut diperkuat dengan capaian nilai A dalam evaluasi pelayanan tatap muka oleh Danantara di Medan.

“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui CX100. Kami akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak agar setiap pembaruan yang dilakukan memberikan manfaat nyata dan menghadirkan pengalaman layanan yang semakin baik bagi pelanggan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri EVP Customer Experience & Services PLN, Wahyu Ahadi Rouzi; EVP Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni; Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana; Direktur Pelayanan Teknologi Informasi PLN Icon Plus, Fintje Lumembang; serta General Manager PLN UIP Sumbagut, Rizky Aftarianto.

Melalui penguatan sistem digital, peningkatan fasilitas operasional, dan pengembangan kompetensi petugas, PLN terus mendorong peningkatan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan memudahkan pelanggan mengakses layanan kelistrikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap PLN.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *