Teknologi

PLN Gandeng 107 Koperasi Merah Putih, Bayar Listrik dan Beli Token Kini Makin Dekat

317
×

PLN Gandeng 107 Koperasi Merah Putih, Bayar Listrik dan Beli Token Kini Makin Dekat

Sebarkan artikel ini

SUKOHARJO, Menarapos.id – PT PLN (Persero) memperluas akses layanan kelistrikan melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah bergabung dalam pengembangan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik, dengan total transaksi mencapai lebih dari 2.000 kali.

Kolaborasi ini tidak hanya memudahkan masyarakat mengakses layanan kelistrikan tanpa harus pergi jauh, tetapi juga membuka peluang usaha dan sumber pendapatan baru bagi koperasi desa maupun kelurahan.

Dukungan tersebut mengemuka dalam agenda pemantauan operasionalisasi KDKMP di wilayah Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan KDKMP diharapkan menjadi wadah pengembangan ekonomi masyarakat desa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Melalui koperasi, desa didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

“Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk memperkuat fungsi koperasi sebagai pusat layanan masyarakat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan transaksi kelistrikan.

“Kini bayar listrik tak perlu jauh-jauh lagi. KDKMP resmi melayani pembayaran listrik untuk kemudahan dan kenyamanan seluruh warga desa,” tutur Zulkifli.

PLN Buka Peluang Usaha bagi Koperasi Desa

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung program KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik yang andal serta pengembangan layanan yang memberikan nilai tambah bagi koperasi.

“PLN all out mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. Dengan demikian, koperasi dapat mengembangkan sumber pendapatan, sementara masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih mudah dan dekat,” tegas Darmawan.

Ia menambahkan, penguatan layanan kelistrikan melalui koperasi diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi sekaligus memperluas jangkauan pelayanan PLN hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut dijalankan melalui layanan Payment Point Online Bank (PPOB), yang memungkinkan KDKMP menjadi kanal pembayaran tagihan listrik dan pembelian token listrik bagi masyarakat.

Implementasi layanan ini terus dikembangkan melalui koordinasi antara PLN, koperasi, dan unit-unit PLN di berbagai wilayah.

“Kami menyambut baik penguatan peran Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan masyarakat. Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah menjadi bagian dari pengembangan layanan PPOB PLN dengan lebih dari dua ribu transaksi kelistrikan,” kata Rozy.

Menurut Rozy, capaian tersebut menjadi langkah dalam mendekatkan layanan pembayaran listrik dan pembelian token kepada masyarakat, sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi koperasi desa dan kelurahan.

Melalui kolaborasi ini, PLN berharap KDKMP tidak hanya menjadi penggerak ekonomi lokal, tetapi juga berkembang sebagai pusat layanan yang mempermudah kebutuhan sehari-hari masyarakat.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *