MEDAN, Menarapos.id – Sebanyak 584 rumah tangga prasejahtera di Sumatera Utara (Sumut) telah menikmati sambungan listrik gratis melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) hingga 12 Oktober 2026. Program yang diinisiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini didukung PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara untuk memperluas akses energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bantuan ini bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka harapan baru bagi keluarga prasejahtera. Dengan memiliki sambungan listrik mandiri, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, mendukung anak-anak belajar, hingga mengembangkan usaha kecil dari rumah.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, saat mengikuti penyalaan listrik di rumah penerima manfaat di wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan itu turut dihadiri Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna, S.T., M.T., M.Sc., bersama jajaran manajemen PLN.
Andriah menegaskan, program BPBL merupakan wujud kehadiran negara dalam memastikan masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk menikmati energi listrik.
“Program BPBL merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak yang sama atas akses energi listrik. Kami mengapresiasi PLN UID Sumut dan UP3 Lubuk Pakam yang terus bergerak aktif di lapangan. Semoga hadirnya sambungan listrik ini dapat mendorong produktivitas, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, dan menggerakkan roda ekonomi keluarga,” ujar Andriah.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menyampaikan bahwa pemerataan akses listrik merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperluas kesempatan ekonomi keluarga.
“Melihat langsung listrik menyala di rumah penerima manfaat mengingatkan kita bahwa setiap sambungan membawa harapan bagi sebuah keluarga. Hingga 12 Oktober tahun ini, sebanyak 584 rumah tangga prasejahtera di Sumatera Utara telah memperoleh bantuan pasang baru listrik. Kami berharap semakin banyak masyarakat dapat terbantu dan memanfaatkan listrik untuk kegiatan produktif yang meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga,” kata Rizky.
Menurut Rizky, PLN terus memperkuat sinergi dengan Kementerian ESDM dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pelaksanaan program BPBL. Upaya tersebut dilakukan melalui penyambungan listrik dan pelayanan kepada penerima manfaat agar listrik dapat digunakan secara aman, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun kegiatan ekonomi produktif.
Listrik Gratis, Harapan Baru untuk Keluarga
Manfaat program tersebut dirasakan langsung oleh Shinta Fitryani, warga Karang Anyar, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan pemasangan sambungan listrik gratis yang diterima keluarganya.
“Terima kasih kepada Kementerian ESDM dan PLN atas bantuan pemasangan listrik gratis di rumah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Dengan adanya listrik sendiri, aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman. Kami berharap listrik ini juga dapat kami manfaatkan untuk usaha kecil di rumah agar bisa menambah penghasilan keluarga,” ungkap Shinta.
Kepedulian terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui penyaluran paket sembako oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kepada penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus melengkapi dukungan akses energi melalui program BPBL.
Melalui kolaborasi dengan Kementerian ESDM dan berbagai pemangku kepentingan, PLN UID Sumatera Utara berkomitmen mendukung pemerataan akses listrik bagi masyarakat prasejahtera. Kehadiran listrik mandiri diharapkan tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang usaha, mendukung pendidikan anak, memperkuat kemandirian ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bagi keluarga prasejahtera, satu sambungan listrik bukan sekadar penerangan, melainkan langkah menuju kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera.(rel)






