Teknologi

Kisah di Balik HLN ke-81: Saat PLN UID Sumut Gandeng Ojol hingga Penyandang Disabilitas Berbagi Harapan

321
×

Kisah di Balik HLN ke-81: Saat PLN UID Sumut Gandeng Ojol hingga Penyandang Disabilitas Berbagi Harapan

Sebarkan artikel ini
Teks: General Manager PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad.menyerahkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat.(ist)

​MEDAN, Menarapos.id — Harapan sering kali lahir dari hal-hal yang paling sederhana: uluran tangan untuk memenuhi dapur keluarga, atau tetesan darah yang menyelamatkan nyawa di saat genting.

Semangat inilah yang digaungkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dalam menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui aksi sosial nyata, Senin (26/10).

​Tidak sekadar seremoni, PLN UID Sumut menggandeng Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk merangkul 81 keluarga prasejahtera lewat penyaluran bingkisan sembako dan bantuan tunai. Di sisi lain, deretan pegawai PLN, tenaga alih daya, hingga pengemudi ojek daring tampak bahu-membahu menyumbangkan lengan mereka dalam aksi donor darah hasil kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan.

​Bagi Titin, seorang penyandang disabilitas yang menjadi penerima manfaat, kehadiran bantuan tersebut menjadi penopang berharga untuk menyambung keseharian. Doa tulus pun ia panjatkan di sela rasa syukurnya.

​”Terima kasih kepada PLN yang sudah peduli dan memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari. Selamat Hari Listrik Nasional untuk seluruh insan PLN. Semoga selalu sehat dan dimudahkan dalam menjalankan tugas,” tutur Titin penuh haru.

​Senada dengan Titin, Willy, seorang pengemudi ojek daring yang ikut serta dalam rangkaian kegiatan, merasakan langsung dampak positif kepedulian tersebut di tengah ketatnya perjuangan hidup di jalanan.

​”Terima kasih kepada PLN atas kegiatan dan bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu kami untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan karena masih banyak yang membutuhkan,” ungkap Willy.

​Dari 95 Peserta untuk Nyawa yang Menanti
​Semangat kemanusiaan juga terpancar dari ruang donor darah. Sebanyak 95 pendaftar antusias ambil bagian, menghasilkan total 64 kantong darah yang siap disalurkan bagi pasien-pasien di rumah sakit yang membutuhkan transfusi mendesak.

​General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, memaknai momentum HLN ke-81 ini sebagai panggilan nurani untuk mempererat kedekatan emosional antara insan PLN dan masyarakat luas.

​”Di tengah kesibukan kita menjalankan tugas, ada saudara-saudara kita yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga, ada pula yang sedang berjuang untuk pulih dan membutuhkan darah. Melalui momentum Hari Listrik Nasional ini, kami ingin hadir, berbagi, dan ikut meringankan beban mereka,” ujar Rizky.

​Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendonor, YBM PLN, serta PMI Kota Medan yang solid mengawal kesuksesan aksi sosial ini. Menurutnya, ketulusan meluangkan waktu sekecil apa pun memiliki arti besar bagi keselamatan sesama.

​”Kita mungkin tidak mengenal siapa yang kelak menerima darah yang kita donorkan. Namun, semoga dari kepedulian ini ada pasien yang terbantu, ada keluarga yang kembali memiliki harapan. Begitu pula bantuan yang kami salurkan, semoga dapat membantu mencukupi kebutuhan dan menghadirkan ketenangan bagi keluarga penerima,” pungkasnya.

​Lewat aksi nyata ini, PLN UID Sumut membuktikan bahwa energi listrik bukan hanya mengalirkan terang ke setiap rumah, tetapi kepeduliannya juga meresap dan menghidupkan asa di tengah masyarakat Sumatera Utara.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *