Teknologi

PLN Wujudkan Talenta Muda Kendaraan Listrik di Medan

323
×

PLN Wujudkan Talenta Muda Kendaraan Listrik di Medan

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – PLN Peduli terus mendorong lahirnya talenta muda yang menguasai teknologi kendaraan listrik. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara membekali guru dan siswa SMK di Kota Medan dengan keterampilan konversi sepeda motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik.

Program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga mencakup sertifikasi kompetensi bagi guru, kompetisi konversi motor listrik, hingga seminar inovasi teknologi. Langkah tersebut dilakukan untuk membuka peluang bagi generasi muda agar mampu berinovasi, memasuki dunia kerja, bahkan merintis usaha di sektor kendaraan listrik.

Program yang bekerja sama dengan Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra pelaksana ini merupakan kelanjutan inisiatif PLN pada 2025. Sebelumnya, pelatihan telah diberikan kepada guru dari 11 sekolah di Kota Medan. Kini, pengembangan program diarahkan pada penguatan kompetensi pendidik sekaligus memberikan pengalaman praktik langsung kepada siswa.

Salah satu kegiatan utama digelar melalui Kompetisi Konversi Motor Listrik di SMK Gelora Jaya Nusantara, Medan, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini melibatkan enam sekolah, dengan lima sekolah mengikuti kompetisi, yakni SMK Taman Siswa, SMK Muhammadiyah 8 Medan, SMK Gelora Jaya Nusantara sebagai tuan rumah, SMK Negeri 4 Medan, dan SMK Sinar Husni.

Sementara itu, perwakilan SMK Muhammadiyah 9 Medan turut dilibatkan sebagai juri.

Dalam kompetisi tersebut, para siswa ditantang menerapkan kemampuan teknis mengubah sepeda motor konvensional berbahan bakar minyak menjadi kendaraan bertenaga listrik. Mereka tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga dituntut memiliki ketelitian, kemampuan bekerja sama, serta kecakapan dalam menyelesaikan berbagai persoalan selama proses konversi.

Tak hanya menyasar siswa, PLN juga memperkuat kapasitas tenaga pendidik melalui program sertifikasi yang diikuti delapan guru dari lima sekolah dalam jejaring program. Sertifikasi ini diharapkan meningkatkan kemampuan guru dalam mendampingi praktik pembelajaran sekaligus memastikan pengetahuan teknologi kendaraan listrik dapat diwariskan kepada generasi siswa berikutnya.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan penguatan kompetensi di lingkungan pendidikan menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mendukung percepatan transisi energi.

“Melalui PLN Peduli, kami ingin membuka akses pembelajaran agar guru dan siswa memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi kendaraan listrik. Bekal ini diharapkan dapat mereka manfaatkan untuk mengembangkan inovasi, memasuki dunia kerja, maupun merintis usaha,” ujar Rizky.

Menurutnya, keterlibatan guru menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program. Dengan kompetensi yang semakin kuat, para pendidik dapat meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada lebih banyak siswa.

“Ketika guru memiliki kompetensi yang kuat, pengetahuan dapat terus diteruskan kepada siswa. Kami berharap dari sekolah tumbuh talenta muda serta peluang pengembangan bengkel konversi yang mengutamakan keselamatan, memenuhi standar, dan mampu berkembang secara berkelanjutan,” tambahnya.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, yang hadir mewakili manajemen dalam kompetisi tersebut, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menghubungkan peningkatan kemampuan guru dengan pengalaman praktik siswa.

“Pelatihan dan sertifikasi memperkuat bekal para guru, sedangkan kompetisi memberikan ruang bagi siswa untuk menerapkan pembelajaran. Dengan pendampingan berkelanjutan, kami berharap keterampilan ini semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi sekolah maupun peserta didik,” kata Darma.

Apresiasi juga disampaikan Kepala SMK Gelora Jaya Nusantara, Nurminta Ginting, M.Pd.T. Ia menyambut baik dukungan PLN dan kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah kompetisi konversi motor listrik.

“Kami berterima kasih kepada PLN yang telah memilih sekolah kami sebagai tuan rumah kompetisi ini. Melalui kegiatan ini, PLN menunjukkan kepedulian nyata terhadap pendidikan dan pengembangan keterampilan peserta didik kami,” ungkap Nurminta.

Kompetisi tersebut turut menghadirkan Adriani Situmorang sebagai pemateri dari mitra PLN Peduli. Kehadiran praktisi dan tenaga pendidik ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan serta pengalaman dalam mengembangkan keterampilan konversi kendaraan listrik.

Perluas Wawasan Teknologi Kendaraan Listrik

Penguatan keterampilan siswa dan guru kemudian dilanjutkan melalui Seminar Inovasi Teknologi di Aula Utama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Kamis (5/11/2026).

Seminar yang dihadiri perwakilan sekolah peserta kompetisi, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat tersebut mengangkat tema transisi energi dan transformasi teknologi melalui konversi motor listrik.

Melalui seminar ini, peserta mendapatkan pemahaman lebih luas mengenai perkembangan teknologi kendaraan listrik, proses konversi sepeda motor konvensional, hingga peran inovasi tersebut dalam mendukung transportasi yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus membuka peluang kolaborasi antara dunia pendidikan, praktisi, mitra pelaksana, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara.

Melalui rangkaian pelatihan, sertifikasi, kompetisi, dan seminar teknologi, PLN Peduli berharap sekolah dapat menjadi salah satu pusat pengembangan keterampilan kendaraan listrik.

Tidak sekadar mengenalkan teknologi baru, program ini juga diarahkan untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi praktis, mampu menghasilkan inovasi, serta melihat peluang usaha di tengah berkembangnya industri kendaraan listrik.

Dari ruang kelas hingga praktik konversi, PLN mendorong generasi muda Sumatera Utara agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pelaku dan inovator dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik Indonesia.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *