Headline

Dinas Kominfo Medan Optimalkan Media Sosial

309
×

Dinas Kominfo Medan Optimalkan Media Sosial

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mengoptimalkan media sosial sebagai kanal utama penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat. Strategi tersebut tidak sekadar untuk menginformasikan berbagai program dan pekerjaan pemerintah, tetapi juga membangun narasi publik berdasarkan kerja nyata yang dilakukan di lapangan.

Salah satunya melalui publikasi secara konsisten terkait perbaikan jalan dan drainase. Informasi tersebut dinilai turut membangun perspektif baru di tengah masyarakat terhadap kondisi infrastruktur Kota Medan, sekaligus mengubah narasi “kota sejuta lubang” yang sebelumnya melekat pada kota ini.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Medan Arrahmaan Pane saat menjadi narasumber pada Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) Angkatan 50 dan 51 LPP RRI Korwil XVI yang meliputi RRI Medan, Sibolga, dan Gunungsitoli, di Ruang Serbaguna RRI Medan, Rabu (12/8/2026).

Turut menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara Ameriza Ma’ruf Moesa dan Kepala Biro Pengembangan Strategi Bisnis PT Angkasa Pura Aviasi Bandara Internasional Kualanamu Rio Eka Putra.

Arrahmaan mengatakan, pemanfaatan media sosial menjadi semakin penting seiring perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Saat ini, masyarakat cenderung mengakses berita melalui perangkat seluler dibandingkan membaca surat kabar.

“Sekarang trennya masyarakat melihat berita hanya dengan handphone. Tren membaca surat kabar sudah jauh ketinggalan. Karena itu, kami fokus mengaktifkan penyampaian informasi melalui media sosial yang ada,” ujar Arrahmaan.

Menurutnya, publikasi yang dilakukan secara konsisten memungkinkan masyarakat melihat secara langsung berbagai pekerjaan yang dilakukan pemerintah.

Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Kominfo Medan juga membimbing jajaran Pemko Medan dalam memproduksi konten, mulai dari penyusunan narasi, pengambilan foto, hingga pembuatan video.

Arrahmaan menekankan, publikasi pemerintah tidak cukup hanya menampilkan dokumentasi kegiatan. Setiap konten harus mampu memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat dengan menerapkan prinsip 5W+1H, yakni apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana.

Masyarakat, lanjutnya, perlu mengetahui apa yang dikerjakan pemerintah, pihak-pihak yang terlibat, lokasi kegiatan, hingga hasil yang telah dicapai.

“Karena kita perlu menyampaikan kepada masyarakat apa yang kita kerjakan, siapa yang datang, di mana kegiatannya dan hasilnya apa,” jelasnya.

Menjawab pertanyaan peserta UKWR mengenai komentar netizen di media sosial, Arrahmaan mengatakan pihaknya tidak merespons seluruh komentar yang masuk. Kritik yang hanya bernada negatif tanpa disertai persoalan konkret biasanya tidak ditanggapi. Sebaliknya, komentar yang memuat aduan secara jelas akan menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti.

Ia mencontohkan aduan warga mengenai lampu penerangan jalan yang mati di lingkungan mereka. Laporan tersebut akan segera di-screenshot dan diteruskan kepada Dinas Perhubungan selaku pihak yang berwenang untuk ditangani.

“Biasanya langsung saya screenshot dan kirimkan ke Dinas Perhubungan sebagai pihak yang berwenang. Saya sampaikan langsung kepada kepala dinasnya, dan biasanya dalam 1–2 hari pengerjaan langsung dilakukan,” ujar Arrahmaan.

Menurut Arrahmaan, kecepatan dalam merespons dan menindaklanjuti aduan masyarakat turut membangun kepercayaan terhadap akun media sosial resmi Pemko Medan. Hal itu, menurutnya, tercermin dari pertumbuhan jumlah pengikut akun Instagram Pemko Medan yang meningkat signifikan.

“Saat awal saya menjabat sebagai Kadis Kominfo, pengikut Instagram Pemko Medan hanya sekitar 3.000 hingga 5.000. Sekarang, alhamdulillah sudah mencapai 116.000 pengikut,” katanya.

Ia mengatakan, pertumbuhan tersebut berlangsung secara organik tanpa pembelian pengikut. Peningkatan jumlah followers seiring dengan semakin aktifnya publikasi kegiatan Pemko Medan serta kolaborasi konten antara berbagai perangkat daerah dengan akun resmi Pemko Medan.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *