Headline

DLH Medan Pastikan 3 Stasiun Pemantau Udara Aktif 24 Jam, Warga Bisa Cek ISPU Online

333
×

DLH Medan Pastikan 3 Stasiun Pemantau Udara Aktif 24 Jam, Warga Bisa Cek ISPU Online

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan memastikan tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) tetap beroperasi selama 24 jam untuk memantau kondisi kualitas udara. Masyarakat dapat mengakses data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara daring melalui situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup di https://ispu.kemenlh.go.id/.

Kepala DLH Kota Medan, Melvi Marlabayana, menjelaskan bahwa AQMS dan videotron memiliki fungsi berbeda. AQMS bertugas mengukur serta mencatat parameter kualitas udara, sedangkan videotron hanya berfungsi sebagai media untuk menampilkan informasi kepada masyarakat.

“Ketiga stasiun AQMS beroperasi selama 24 jam dan terhubung langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup,” jelas Melvi melalui sambungan telepon, Kamis (15/10/2026).

Melvi menyebutkan, tiga stasiun pemantau kualitas udara tersebut berada di Kecamatan Medan Deli, Medan Johor, dan Medan Sunggal. Sementara itu, videotron untuk menampilkan informasi kualitas udara berada di kawasan persimpangan Jalan Karya Wisata, Medan Johor, serta persimpangan Jalan Imam Bonjol–Jalan Sudirman, Medan Maimun.

Ia menjelaskan, layar videotron yang berada di tepi jalan dapat mengalami gangguan, seperti tidak menyala akibat faktor cuaca maupun kendala teknis pada kabel. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menandakan stasiun AQMS berhenti beroperasi.

Karena itu, Melvi mengarahkan masyarakat untuk memeriksa data kualitas udara melalui kanal resmi yang tersedia, sehingga informasi yang diperoleh tidak hanya bergantung pada tampilan videotron di lapangan.

Melalui situs https://ispu.kemenlh.go.id/, masyarakat dapat memantau perkembangan ISPU sebagai salah satu acuan untuk mengetahui kondisi kualitas udara di Kota Medan sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Dengan pemantauan tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan menyesuaikan aktivitas berdasarkan kondisi kualitas udara terkini.(ac)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *