MEDAN, Menarapos.id – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi kemudahan layanan digital PLN Mobile saat mencoba langsung pengisian kendaraan listrik di SPKLU PLN Presisi di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut, Rabu (6/5/2026) sebagaimana dalam siaran persnya, Kamis 07, Mei 2026.
Apresiasi itu disampaikan Whisnu saat peresmian operasional SPKLU PLN Presisi yang menjadi bagian dari penguatan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Whisnu bersama General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir melakukan simulasi pengisian daya kendaraan listrik menggunakan fasilitas Ultra Fast Charging.
Proses pengisian diawali dengan pemindaian barcode SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile. Selanjutnya, transaksi dilakukan secara digital mulai dari pembelian energi listrik (kWh), pembayaran, hingga aktivasi pengisian daya kendaraan.
Tim PLN UP3 Medan turut mendampingi dan menjelaskan tahapan penggunaan PLN Mobile secara langsung kepada Kapolda Sumut.
Melihat proses transaksi yang dinilai praktis dan terintegrasi, Whisnu mengaku terkesan dengan inovasi layanan digital PLN tersebut.
“Wah, ini hanya melalui aplikasi. Tinggal scan, beli, bayar, lalu charging ya. Sangat mudah,” kata Whisnu.
Menurutnya, sistem digital PLN Mobile sejalan dengan arah transformasi pelayanan publik berbasis digital yang tengah dikembangkan Polri, termasuk di lingkungan Polda Sumut.
“Jadi dari aplikasi ini transaksi langsung masuk ke pusat ya. Hebat ini. Ke depan konsep digitalisasi seperti ini juga akan terus kami dorong di Polda Sumatera Utara. Pelayanan kepada masyarakat nantinya semakin terintegrasi dalam satu platform digital atau superapps,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir mengatakan PLN Mobile merupakan bagian dari transformasi digital PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.
Menurutnya, aplikasi tersebut juga mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
“PLN Mobile dihadirkan untuk mempermudah seluruh kebutuhan pelanggan, termasuk layanan ekosistem kendaraan listrik. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat dengan mudah menemukan lokasi SPKLU aktif, melakukan transaksi charging, hingga merencanakan perjalanan menggunakan fitur Trip Planner agar perjalanan kendaraan listrik semakin nyaman dan efisien,” ujar Mundhakir.
Ia menambahkan, pengembangan infrastruktur SPKLU dan digitalisasi layanan menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional menuju energi bersih dan berkelanjutan.
“Sinergi PLN bersama Polda Sumatera Utara melalui kehadiran SPKLU PLN Presisi menjadi langkah positif dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendorong percepatan transformasi energi yang lebih ramah lingkungan di Sumatera Utara,” tutupnya.(rel)






