MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak para pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Kota Medan untuk bersama-sama memerangi praktik judi online yang dinilai semakin mengancam generasi muda.
Ajakan itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri pelantikan pengurus IPA Kota Medan di Gedung TP PKK Kota Medan, Jumat (22/5/2026). Di hadapan ratusan pelajar, Rico menegaskan pentingnya menjaga mentalitas dan masa depan anak muda dari pengaruh aktivitas negatif.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) harus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif dan mendukung pencapaian cita-cita, bukan malah disalahgunakan untuk praktik merusak seperti judi online.
“Pergunakan teknologi itu untuk mencapai cita-cita. Jangan sampai teknologi justru memperburuk mentalitas kita. Gunakan teknologi dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kapasitas diri,” kata Rico Waas.
Rico menyoroti maraknya praktik judi online yang kini mulai menyasar kalangan pelajar. Ia meminta generasi muda berani menolak segala bentuk perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, mulai dari narkoba, pornografi, tawuran hingga kekerasan.
Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga memimpin langsung deklarasi penolakan judi online bersama para pelajar IPA Kota Medan.
“IPA Kota Medan!” seru Rico.
“Menolak judi online!” jawab para pelajar serempak.
Seruan tersebut menggema di ruangan acara dan menjadi simbol komitmen bersama untuk menjauhi praktik judi online serta berbagai aktivitas negatif lainnya.
Selain mengkampanyekan penolakan judi online, Rico Waas juga mendorong IPA Kota Medan agar aktif menghadirkan program-program positif yang mampu membangun karakter, kreativitas, serta kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Pelantikan pengurus IPA Kota Medan itu turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Al Washliyah Kota Medan Abdul Hafiz, Ketua DPD KNPI Kota Medan Sari Mulia Situmorang, serta Ketua IPA Kota Medan Abdul Latif Hasibuan beserta jajaran pengurus.(AC)






