Headline

Rico: Bilal Mayyit Punya Peran Mulia Ditengah Masyarakat

310
×

Rico: Bilal Mayyit Punya Peran Mulia Ditengah Masyarakat

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bilal mayyit memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya umat Islam. Karena mengemban tanggung jawab besar dalam mengurus jenazah, para bilal mayyit dinilai harus dibekali pemahaman syariat serta standar operasional yang benar.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Bilal Mayyit Indonesia (BMI) Kota Medan yang dipimpin Ketua BMI Kota Medan Amir kedudukan yang sama pentingnya dengan tenaga kesehatan yang membantu proses kelahiran manusia. Jika seseorang dilahirkan Husin di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (23/7/2026). Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum yang juga menjabat sebagai Penasehat BMI Kota Medan.

Menurut Rico Waas, keberadaan bilal mayyit memiliki kedudukan yang sama pentingnya dengan tenaga kesehatan yang membantu proses kelahiran manusia. Jika seseorang dilahirkan dengan bantuan dokter dan bidan, maka ketika meninggal dunia, khususnya bagi umat Islam, bilal mayyit hadir menjalankan proses pengurusan jenazah hingga pemakaman.

“Bagi saya, keberadaan bilal mayyit sangat berharga. Jenazah dimandikan dengan benar, dikafani, distemuan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kepala Badan Kesbangpol Andi Mario,alatkan, hingga didoakan banyak orang. Tidak semua orang memiliki kesempatan mendapatkan pelayanan seperti itu. Karena itu, peran bilal mayyit sangat mulia,” kata Rico Waas.

Dalam pertemuan tersebut, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kepala Badan Kesbangpol Andi Mario, dan Kabag Kesra Agus Maryono.

Rico Waas menekankan bahwa setiap bilal mayyit harus memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam sekaligus mengacu pada standar operasional (SOP). Dengan bekal pengetahuan yang memadai, pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara profesional dan sesuai tuntunan agama.

“Kalau semuanya dijalankan sesuai SOP, tentu kualitas pelayanan akan semakin profesional. Karena itu, pemahaman mengenai tata cara pengurusan jenazah harus terus diperkuat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah BMI Kota Medan yang menyusun buku panduan tata cara pengurusan jenazah. Menurutnya, buku tersebut dapat menjadi pedoman sekaligus standar bagi para bilal mayyit dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, Rico Waas menilai penguatan organisasi hingga tingkat kewilayahan perlu terus dilakukan agar setiap lingkungan memiliki sumber daya bilal mayyit yang memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, Pemko Medan juga berencana menyediakan paket fardhu kifayah bagi warga kategori desil 1 dan desil 2.

Sementara itu, Ketua BMI Kota Medan Amir Husin mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Medan terhadap organisasi yang dipimpinnya. Menurutnya, audiensi tersebut juga menjadi momentum memperkenalkan kepengurusan BMI Kota Medan.

Amir mengatakan, selama ini BMI Kota Medan aktif menggelar pelatihan dan pembinaan kepada generasi muda agar memiliki pengetahuan dan keterampilan mengurus jenazah sesuai syariat Islam. Organisasi tersebut juga telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Kesbangpol Kota Medan serta berkantor di Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak.

“Kami juga memiliki program roadshow ke berbagai kecamatan. Terakhir kami melaksanakannya di Kecamatan Medan Johor dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Mereka berharap pelatihan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan,” ujarnya.

Amir menambahkan, regenerasi bilal mayyit menjadi kebutuhan mendesak karena saat ini sebagian besar pelaksana tugas tersebut merupakan kalangan lanjut usia. Oleh sebab itu, BMI terus mendorong pelatihan bagi pemuda, remaja, hingga guru sekolah agar semakin banyak masyarakat yang mampu mengurus jenazah sesuai syariat Islam.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *