Pendidikan

Sanco Simanullang Raih Gelar Sarjana Hukum, Dapat Penghargaan Wisudawan Berkarya di UNPAB

317
×

Sanco Simanullang Raih Gelar Sarjana Hukum, Dapat Penghargaan Wisudawan Berkarya di UNPAB

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id — Perjalanan pendidikan Dr. Ir. Sanco Simanullang, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., S.H., kembali mencatatkan tonggak penting. Di tengah kesibukannya sebagai Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo, Sanco berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan.

Sanco mengikuti Sidang Senat Terbuka Wisuda Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma ke-76 Universitas Pembangunan Panca Budi yang digelar di Regale Convention Centre Medan, Kamis (20/8/2026).

Tak hanya menerima gelar Sarjana Hukum, Sanco juga memperoleh penghargaan sebagai Wisudawan Berkarya. Penghargaan tersebut diberikan kepada wisudawan yang tetap aktif berkarya dan menjalankan tanggung jawab profesional selama menempuh pendidikan.

Bagi Sanco, pencapaian tersebut bukan sekadar menambah gelar akademik. Pendidikan, menurutnya, merupakan bagian dari proses pembelajaran sepanjang hayat.

“Pendidikan itu long life learning. Bagi saya, ilmu adalah alat untuk mengubah kehidupan. Karena itu, belajar tidak boleh berhenti hanya karena seseorang sudah bekerja atau memiliki jabatan,” ujar Sanco.

Sanco mengaku bersyukur dapat menuntaskan pendidikan Sarjana Hukum di tengah tuntutan pekerjaan serta berbagai aktivitas profesional dan sosial yang dijalaninya.

“Saya bersyukur di tengah kesibukan pekerjaan, saya masih diberikan kesempatan dan kekuatan untuk menyelesaikan kuliah S1 Sarjana Hukum. Ini menjadi pengingat bagi saya bahwa selama ada kemauan dan komitmen, pendidikan tetap bisa diperjuangkan,” katanya.

Perjalanan Pendidikan yang Panjang
Perjalanan pendidikan Sanco terbilang panjang dan penuh dinamika. Ia mengawali pendidikan dasar di SD Hutagurgur, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 dan SMA Negeri Dolok Sanggul.

Saat menempuh pendidikan, Sanco pernah mengikuti seleksi masuk SMA Taruna Nusantara Magelang pada 1990. Namun, langkah tersebut belum berhasil setelah ia gagal pada tahapan seleksi tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Sanco sempat melanjutkan studi Bahasa Jerman di Universitas Indonesia (UI) pada 1995. Namun, pendidikan tersebut tidak sampai selesai karena pada saat bersamaan ia mengikuti perkuliahan pagi di Universitas Gunadarma.

Benturan jadwal membuat studi di UI akhirnya tidak dilanjutkan. Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut hingga ia memperoleh gelar magister dan doktor di bidang Teknik Industri dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Di tengah perjalanan kariernya, Sanco kembali memilih memperdalam ilmu hukum. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Pembangunan Panca Budi dan kini resmi menyandang gelar S.H.

Pernah Ikut Seleksi Direksi BPJS Ketenagakerjaan

Perjalanan profesional Sanco juga diwarnai berbagai tantangan. Tahun lalu, ia mengikuti proses seleksi calon Direksi BPJS Ketenagakerjaan.

Sanco berhasil melewati beberapa tahapan seleksi, namun harus terhenti pada tahapan kedua. Baginya, kegagalan dalam sebuah proses bukanlah akhir dari perjalanan.

“Dalam hidup ada proses berhasil dan ada proses yang belum berhasil. Yang penting adalah bagaimana kita terus belajar, memperbaiki diri dan tetap memberikan yang terbaik dalam setiap amanah yang diberikan,” ujarnya.

Berharap Ilmu Hukum Bermanfaat bagi Masyarakat

Setelah memperoleh ilmu hukum, Sanco berharap pengetahuan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Saya berharap ilmu hukum yang saya peroleh ini dapat sebesar-besarnya membantu orang lain. Hukum bukan hanya soal pasal dan aturan, tetapi bagaimana kita memahami hak, kewajiban dan keadilan sehingga ilmu itu benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sanco juga berpesan kepada generasi muda agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi keterbatasan maupun kegagalan.

“Tidak ada yang mustahil dalam hidup ini. Jangan takut bermimpi, jangan takut mencoba, dan jangan berhenti belajar. Kalau hari ini belum berhasil, mungkin waktunya belum tiba. Yang penting jangan berhenti berusaha,” pesannya.

Aktif di Organisasi dan Kegiatan Sosial

Di luar tugas profesional, Sanco juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Ia tercatat sebagai Ketua Umum Marga Manullang Sumatera Utara, Partogam, serta aktif dalam Yayasan Kesehatan HKBP.

Dalam kehidupan keluarga, Sanco merupakan suami dari Dessi Veronika Simanjuntak dan ayah dari tiga putra, Ernesto, Taraja, dan Glorindo, yang dikenal sebagai Trio Sasro Brothers.

Di tengah kesibukan pekerjaan, pendidikan, dan organisasi, Sanco juga memiliki sejumlah aktivitas yang menjadi bagian dari kesehariannya. Ia menyukai paduan suara, memasak, dan jogging.

Wisuda ke-76 Universitas Pembangunan Panca Budi menjadi salah satu penanda penting dalam perjalanan panjang pendidikan Sanco.

Bagi Sanco, gelar Sarjana Hukum bukanlah garis akhir. Gelar tersebut justru menjadi awal untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang dimilikinya agar dapat semakin banyak memberikan manfaat bagi orang lain. (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *