HukumNasional

Warganet Apresiasi Respon Bobby Terkait Pungli di Sidebuk Debuk

316
×

Warganet Apresiasi Respon Bobby Terkait Pungli di Sidebuk Debuk

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Praktik pungutan liar (pungli) di jalur menuju objek wisata Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk, Berastagi, Kabupaten Karo, dikabarkan sudah tidak ditemukan lagi. Informasi itu mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan kondisi terbaru di kawasan wisata tersebut.

Dalam video yang diunggah salah satu akun media sosial, terlihat spanduk yang terpasang di lokasi berisi pemberitahuan bahwa pengunjung tidak lagi dikenakan pungutan liar, baik saat memasuki akses awal menuju kawasan wisata maupun di sejumlah titik sepanjang jalur menuju pemandian air panas.

Pemilik akun dalam video tersebut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution yang dinilai telah merespons persoalan itu melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Menurutnya, penghentian praktik pungli menjadi langkah positif bagi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Karo. Dalam video itu juga disebutkan bahwa pungli dapat merugikan daerah dan mencoreng citra destinasi wisata yang selama ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan di Sumatera Utara.

Selain mengapresiasi penertiban yang dilakukan, pemilik akun berharap Pemerintah Kabupaten Karo turut memberi perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk. Perbaikan akses jalan dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan pengunjung.

Video tersebut pun menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warganet menyambut baik kabar hilangnya praktik pungli yang selama ini kerap dikeluhkan wisatawan saat berkunjung ke Sidebuk Debuk.

Meski demikian, tak sedikit yang meminta agar pengawasan dilakukan secara berkelanjutan. Mereka menilai praktik pungli di kawasan wisata tersebut pernah berulang dalam beberapa kesempatan sehingga diperlukan pengawasan yang konsisten agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Masyarakat berharap penertiban yang telah dilakukan dapat dipertahankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kabupaten Karo. Dengan pengelolaan yang lebih baik dan didukung infrastruktur yang memadai, Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk diharapkan semakin nyaman dikunjungi wisatawan dan mampu menjadi destinasi unggulan di dataran tinggi Berastagi.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *