Headline

Setahun Memimpin Medan, Rico-Zaki Klaim Ekonomi Naik dan Pengangguran Turun

2268
×

Setahun Memimpin Medan, Rico-Zaki Klaim Ekonomi Naik dan Pengangguran Turun

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Suasana buka puasa bersama relawan menjadi panggung bagi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, untuk memaparkan capaian pemerintahannya selama setahun terakhir. Di hadapan relawan dan sejumlah anggota DPRD, ia mengklaim berbagai indikator pembangunan di Kota Medan menunjukkan perbaikan.

Acara itu digelar di Gedung PKK Kota Medan pada Selasa, 10 Maret 2026. Selain relawan pasangan Rico–Zaki, hadir pula Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, sejumlah anggota DPRD Medan, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Medan.

Dalam sambutannya, Rico mengatakan dukungan relawan menjadi salah satu faktor yang menguatkan kepemimpinannya bersama Zakiyuddin. Ia mengajak para pendukungnya menjaga komitmen untuk mendorong kemajuan kota.

“Terima kasih kepada relawan yang terus setia mendukung Rico–Zaki. Mudah-mudahan perjuangan kita untuk memajukan Kota Medan tidak sia-sia,” kata Rico di hadapan para undangan.

Rico juga menyinggung sejumlah pertanyaan masyarakat mengenai capaian pemerintahannya selama satu tahun terakhir. Ia menyatakan berbagai program yang dijalankan mulai menunjukkan hasil.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Kota Medan pada 2025 meningkat cukup tajam. Peningkatan itu, kata Rico, diikuti dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

Ia mengklaim realisasi penciptaan lapangan kerja mulai terlihat dari data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Dari target 50 ribu lapangan kerja yang dijanjikan saat kampanye, sebanyak 23.800 tenaga kerja disebut telah terserap sepanjang tahun pertama pemerintahannya.

“Data riil kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan 23.800 tenaga kerja telah terserap,” ujar Rico.

Di sektor investasi, Rico menyebut realisasi investasi di Kota Medan meningkat signifikan. Dari target Rp7,6 triliun pada 2025, nilai investasi yang masuk disebut mencapai Rp14,5 triliun.

Isu keamanan jalanan juga disinggung dalam pertemuan itu. Rico mengatakan pemerintah kota bersama aparat penegak hukum melakukan kolaborasi untuk menekan kejahatan jalanan, termasuk kasus begal yang sempat marak di Medan.

Menurut dia, angka kejahatan jalanan turun sekitar 14 persen. Pemerintah Kota Medan juga menyiapkan skema pembiayaan khusus untuk menanggung biaya rumah sakit korban begal yang tidak tercover BPJS.

Di bidang infrastruktur, Rico memaparkan progres perbaikan jalan. Dari total sekitar 300 kilometer jalan rusak yang tercatat pada 2024, sepanjang 195 kilometer di antaranya telah diperbaiki selama 2025.

Ia juga menargetkan penataan kabel udara di ruas jalan utama kota. Pada 2026, pemerintah kota menargetkan 12 ruas jalan protokol di Medan bebas dari kabel melintang.

Selain itu, sejumlah program baru disebut akan diluncurkan tahun ini. Di antaranya tambahan bantuan Program Keluarga Harapan bagi 10 ribu lansia dan penyandang disabilitas di Medan.

Pemerintah kota juga merencanakan revitalisasi fasilitas kesehatan, termasuk perbaikan RSUD Dr. Pirngadi Medan serta pembenahan seluruh puskesmas di kota itu.

Menutup sambutannya, Rico menegaskan bahwa berbagai capaian yang disampaikan merupakan hasil kerja bersama antara dirinya dan wakil wali kota.

“Kami tidak meminta diapresiasi, karena melayani adalah kewajiban kami. Tapi jangan dianggap tidak ada yang dikerjakan. Kami terbuka untuk kritik agar Medan bisa lebih maju,” kata Rico.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *