Headline

Medan Polonia Siap Turun Jika Gangguan Distribusi Air Terulang

317
×

Medan Polonia Siap Turun Jika Gangguan Distribusi Air Terulang

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Meski distribusi air dari PDAM Tirtanadi mulai kembali normal secara bertahap, jajaran Kecamatan Medan Polonia masih bersiaga untuk mengantisipasi adanya warga yang masih membutuhkan pasokan air bersih.

Hal itu disampaikan Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026). Menurutnya, pihak kecamatan terus memantau kondisi di lapangan dan siap merespons jika kembali terjadi gangguan distribusi air.

“Kami masih terus standby. Kami tetap menunggu laporan dari para kepala lingkungan dan lurah. Jika ada wilayah yang aliran PDAM-nya kembali mati, kami akan langsung berkoordinasi dengan pihak PDAM maupun Damkarmat untuk pengiriman bantuan air bersih,” ujar Noor Alfi Pane.

Sebelumnya, pada Rabu (10/6/2026), sejumlah warga di Kecamatan Medan Polonia mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kerusakan mesin penyalur milik PDAM Tirtanadi.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Camat Medan Polonia langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan guna menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak.

Noor Alfi Pane menjelaskan, dampak terparah terjadi di Kelurahan Sukadamai dan Kelurahan Sari Rejo. Di Kelurahan Sukadamai, pasokan air sempat terputus total sehingga bantuan air bersih harus segera didistribusikan.

“Semalam kami mengerahkan satu unit armada Damkarmat untuk menyuplai air bersih kepada sekitar 33 kepala keluarga di Kelurahan Sukadamai,” katanya.

Sementara itu, kondisi di Kelurahan Sari Rejo relatif lebih terkendali karena sebagian besar warga memiliki sumur bor dan saling berbagi pasokan air dengan tetangga sekitar.

“Di sana banyak warga yang memiliki sumur bor, sehingga kebutuhan air bersih masih bisa dipenuhi dengan saling berbagi,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Medan atas respons cepat dalam menangani persoalan tersebut.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *