MEDAN, Menarapos.id — Kemeriahan Festival Literasi Sumatera Utara 2026 di Manhattan Times Square, Sabtu (25/7/2026), diwarnai dengan peluncuran buku biografi berjudul “Cinta Tukang Parkir”.
Karya terbaru dari penulis muda berbakat Anisa Putri Indriana ini menghadirkan sisi humanis serta perjalanan cinta Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, bersama sang istri, Ny. Martinijal Zakiyuddin Harahap.
Judul yang unik tersebut ternyata menyimpan memori masa lalu yang berkesan. Zakiyuddin mengenang momen pertama kali berjumpa dengan sang istri di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Kala itu, ia melempar gurauan dengan mengaku sebagai seorang tukang parkir kepada Martinijal.
Siapa sangka, candaan sederhana tersebut justru menumbuhkan benih-benih cinta hingga mengantarkan Zakiyuddin melangkah ke panggung kepemimpinan sebagai Wakil Wali Kota Medan.
Menanggapi peluncuran buku ini, Zakiyuddin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam. Ia berharap karya tersebut tidak sekadar menjadi bacaan romantis, tetapi juga memicu semangat literasi di kalangan generasi muda.
”Pasti kita bangga. Mudah-mudahan buku ini bisa menjadi inspirasi. Penulis ini adalah orang yang pintar, karena dia pasti rajin membaca. Saya berharap anak-anak muda lainnya juga gemar membaca dan menulis,” ujar Zakiyuddin.
Sebagai wujud dukungan nyata terhadap dunia literasi di ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini, Zakiyuddin berencana menghadirkan ruang publik khusus bagi para penggiat literasi.
”Mungkin nanti kita bisa buat di Taman Budaya untuk dijadikan wadah berkumpul, belajar, dan berkreasi bagi para komunitas literasi serta anak-anak muda penggemar buku,” tambahnya.
Sementara itu, Martinijal Zakiyuddin Harahap mengaku terharu sekaligus terhormat atas peluncuran biografi tentang kisah hidupnya. Ia menceritakan sempat merasa ragu ketika Anisa pertama kali menawarkan ide penulisan tersebut.
”Awalnya saya tidak percaya diri karena masih banyak orang-orang hebat yang bisa dibuat bukunya. Tapi Nisa meyakinkan saya. Saya sangat bangga dan senang kepada anak-anak remaja yang berprestasi dan mempunyai kreativitas,” tutur Martinijal.
Di sisi lain, sang penulis, Anisa Putri Indriana, mengungkapkan bahwa buku “Cinta Tukang Parkir” lahir dari proses yang cukup panjang. Ketertarikannya bermula saat ia mengikuti ajang Duta Genre Kota Medan, di mana Martinijal bertindak sebagai Bunda Genre.
”Saya melihat beliau sebagai sosok ibu yang baik, pengayom, dan motivator bagi seluruh remaja. Perhatian itu yang membuat saya merasa beliau sudah seperti ibu sendiri,” ungkap Anisa.
Melalui buku ini, Anisa berharap pembaca, khususnya kaum perempuan di Kota Medan, dapat termotivasi untuk kembali menggemari buku biografi serta memetik nilai-nilai perjuangan hidup di dalamnya.
”Semoga kita bisa memetik pelajaran hidup dan nilai-nilai perjuangan yang tertuang di dalam buku ini,” pungkasnya.(rel)






