Pendidikan

Wamendikdasmen Tinjau Ruang Kelas Darurat di Sorkam

220
×

Wamendikdasmen Tinjau Ruang Kelas Darurat di Sorkam

Sebarkan artikel ini

SORKAM, Menarapos.id — Ketua Umum PP Persatuan Islam (Persis), KH Dr. Jeje Zainuddin, bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI Prof. Atip melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, untuk meninjau sekolah yang terdampak banjir sekaligus melihat perkembangan pembangunan sarana pendidikan pascabencana.

Kunjungan yang merupakan bagian dari agenda dua hari di Sumatera Utara itu turut didampingi Ketua PW Persis Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh, serta sejumlah pejabat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.

Di Kecamatan Sorkam, rombongan meninjau SMP Insani yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir. Dalam kesempatan itu, Wamendikdasmen bersama Ketua Umum PP Persis meresmikan penggunaan ruang kelas darurat yang dibangun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui fasilitasi Persis.

Ketua PW Persis Sumatera Utara, KH Muhammad Nuh, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung bagi siswa yang terdampak bencana. Menurut dia, keberadaan ruang kelas darurat menjadi solusi sementara agar aktivitas pendidikan tidak terhenti.

Usai mengunjungi SMP Insani, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMA Matauli untuk melihat penyelenggaraan pendidikan di kawasan tersebut.

Secara terpisah, Ketua Pemuda Persis Sumatera Utara, Joko Imawan, mengatakan Persis masih memfasilitasi pembangunan sarana pendidikan di sejumlah wilayah yang terdampak banjir, antara lain di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, serta di Kabupaten Langkat.

Ia menjelaskan, pendampingan Persis tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Sejak banjir melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, relawan Persis terlibat dalam penyaluran bantuan logistik berupa makanan, obat-obatan, pakaian, dan kebutuhan mendesak lainnya bagi warga terdampak.

Setelah masa darurat berakhir, organisasi tersebut melanjutkan program pemulihan dengan memfasilitasi pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah wilayah bencana, termasuk Aceh Tenggara, serta membantu pemulihan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.

Rangkaian kunjungan kerja ditutup pada Rabu, 5 Agustus, ketika Wamendikdasmen, Ketua Umum PP Persis, dan rombongan kembali ke Jakarta melalui Bandara Sisingamangaraja XII, Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *