GUNUNGSITOLI, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh kepala daerah se-Kepulauan Nias mempercepat pengusulan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Tahun Anggaran 2027. Percepatan usulan diperlukan agar program pembangunan dapat mulai direalisasikan sejak awal tahun anggaran.
Bobby menyampaikan hal tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan BKP bersama kepala daerah se-Kepulauan Nias di kediaman sementara Gubernur Sumut, Gunungsitoli, Sabtu (8/8/2026).
“Untuk 2027, kalau bisa disegerakan usulannya, sehingga awal tahun 2027 sudah bisa dilaksanakan,” kata Bobby.
Bobby meminta para bupati dan wali kota memprioritaskan program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat. Prioritas tersebut antara lain sektor perekonomian, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan.
Pada Tahun Anggaran 2026, Pemprov Sumut menyalurkan BKP sekitar Rp53 miliar kepada pemerintah kabupaten/kota di Kepulauan Nias. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan, di antaranya perbaikan dan pembangunan jalan, irigasi, pembangunan sekolah, serta pembangunan sumur bor.
Adapun alokasi BKP Tahun Anggaran 2026 terdiri atas Kabupaten Nias Utara sebesar Rp23,42 miliar, Kabupaten Nias Rp8 miliar, Kabupaten Nias Selatan Rp7,95 miliar, Kabupaten Nias Barat Rp5 miliar, dan Kota Gunungsitoli Rp9,32 miliar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut Dikky Anugerah berharap bantuan keuangan yang disalurkan Pemprov Sumut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita harap BKP yang disalurkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Dikky.
Rapat koordinasi tersebut digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan program BKP Tahun Anggaran 2026 sekaligus memetakan kebutuhan pembangunan yang akan diusulkan untuk Tahun Anggaran 2027.
Turut hadir Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut Chandra Dalimunthe, serta Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. (Amsal)






