Nasional

Bobby Sulap Pelabuhan Roro Gunungsitoli Jadi Pusat Logistik Nias, Beroperasi 2029!

223
×

Bobby Sulap Pelabuhan Roro Gunungsitoli Jadi Pusat Logistik Nias, Beroperasi 2029!

Sebarkan artikel ini

​GUNUNGSITOLI, Menarapos.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bergerak cepat meninjau Pelabuhan Roro di Kota Gunungsitoli. Pelabuhan ini bersiap disulap dan dikembangkan menjadi pusat distribusi logistik utama demi mendongkrak perekonomian di seluruh wilayah Kepulauan Nias.

​Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, mengungkapkan pelabuhan tersebut awalnya dibangun oleh Kementerian Perhubungan pada tahun 2019. Demi melancarkan proses pengembangan megaproyek ini, aset pelabuhan yang telah diserahkan ke Pemkot Gunungsitoli akan dialihkan sementara ke Pemprov Sumut.

​”Dibangun 2019 oleh Kementerian Perhubungan, kemarin Mei 2026 sudah diserahkan sepenuhnya aset pelabuhan ini ke Gunungsitoli,” kata Yuda Pratiwi Setiawan saat memberikan paparan langsung di hadapan Gubsu Bobby Nasution, Kamis (16/7/2026).

​Dermaga Bakal Diperluas untuk Kapal Besar
​Selama ini, Pelabuhan Roro Gunungsitoli hanya difungsikan secara terbatas sebagai pelabuhan penyeberangan penumpang. Rutenya pun hanya melayani perjalanan menuju Kabupaten Aceh Singkil dengan intensitas yang minim.

​”Untuk dermaga panjangnya saat ini 90 meter. Pelabuhan ini hanya menampung kapal penumpang seminggu 3 kali, itu dari Singkil dengan muatan kapal kecil seperti Kapal Mutiara. Sehingga dengan kondisi dermaga sekarang, belum bisa kita fungsikan jadi dermaga logistik,” beber Yuda.

​Menyikapi hal itu, Pemprov Sumut berencana merombak dan memperluas kapasitas dermaga. Tujuannya agar kapal-kapal kargo berukuran besar nantinya dapat bersandar dengan mulus untuk membongkar muatan logistik.

Target Beroperasi 2029 & Tekan Inflasi Nias

​Di lokasi yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut, Dikky Anugerah, merinci bahwa proyek prestisius ini ditargetkan rampung dan beroperasi penuh pada awal tahun 2029. Proses pengerjaan akan dikebut secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun.

​”Tujuannya akhir kita adalah memiliki pusat distribusi zona Kepulauan Nias. Desain yang kita siapkan ke Pak Gubernur itu memakan waktu 3 tahun. Tahun 2026 ini fokus pada persiapan perencanaan, tahun 2027 masuk ke persiapan teknis dan pembangunan infrastruktur, dan sambil berjalan kita siapkan penyelesaian operasional di 2028,” urai Dikky.

​Dikky optimistis, kehadiran pusat logistik ini akan menjadi kunci utama dalam mengendalikan stabilitas harga barang dan menekan angka inflasi di Kepulauan Nias. Hub logistik ini juga diproyeksikan menjadi pintu ekspor komoditas lokal ke luar daerah.

​”Pusat distribusi ini bukan hanya untuk mengirim barang dari luar ke dalam Nias, tapi juga menampung komoditas lokal untuk didistribusikan ke luar. Kalau ini tercapai, pengendalian harga termasuk inflasi di Nias tidak akan lagi bergantung penuh pada distribusi barang dari luar,” tegasnya.

Gandeng Swasta-Pemkot Siapkan Lahan 2,5 Hektare

​Untuk memuluskan pendanaan, Pemprov Sumut tengah mengkaji skema pembiayaan alternatif (alternative finance) dalam pembangunan hingga pengelolaan pelabuhan ke depannya.

​”Termasuk juga untuk pengelolaan pusat logistiknya nanti, Pak. Jadi rencana memang ada alternative finance yang lagi kita siapkan, apakah misalnya bekerja sama dengan BUMD kita atau menggandeng pihak swasta,” tambah Dikky.

​Rencana besar ini disambut baik oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli. Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoly, menegaskan komitmennya untuk mengamankan dan menyiapkan kekurangan lahan demi kelancaran proyek. Saat ini, luas lahan eksisting di Pelabuhan Roro tercatat mencapai 2,5 hektare.

​”Sesuai dengan komitmen awal, Pemerintah Kota Gunungsitoli siap menyiapkan kekurangan lahan yang dibutuhkan dalam pengembangan ini. Atas nama seluruh masyarakat Kota Gunungsitoli, kami mendahului mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tutur Sowa’a Laoly.(rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *