Wakil Rakyat

Dua Mobil Dinas Ketua DPRD Medan Tertimpa Pohon, Pemko Disorot: Sudah Disurati tapi Tak Dipangkas

326
×

Dua Mobil Dinas Ketua DPRD Medan Tertimpa Pohon, Pemko Disorot: Sudah Disurati tapi Tak Dipangkas

Sebarkan artikel ini

MEDAN, Menarapos.id – Dua mobil dinas Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen tertimpa batang dan ranting pohon mahoni saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam. Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan pohon tua dan rawan tumbang yang hingga kini masih mengancam keselamatan warga dan kendaraan di Kota Medan.

Pohon tumbang tersebut terjadi di depan Kantor Lurah Pulo Brayan Kota, Jalan Budi Pembangunan III No 1-D, Kecamatan Medan Barat, tepat nya diseberang Rumah Ketua DPRD Medan. Dimana Batang dan ranting pohon dilaporkan menghantam kendaraan yang terparkir di lokasi.

Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen membenarkan kejadian tersebut. Saat peristiwa terjadi, Wong mengaku sedang melakukan kunjungan kerja ke luar kota.

“Saya tadi mendapat laporan dari sekuriti di rumah bahwa dua unit mobil dinas yang biasa terparkir di depan rumah rusak akibat tertimpa pohon saat hujan deras turun. Kebetulan saya sedang kunjungan kerja ke luar kota, jadi tidak mengetahui kondisi terakhir, hanya mengetahui sesuai yang dikatakan sekuriti,” kata Wong melalui WhatsApp pribadinya.

Wong mengatakan kondisi kendaraan yang rusak akan segera dilaporkan kepada Sekretariat DPRD Kota Medan untuk ditindaklanjuti, termasuk proses perbaikan.

Sementara itu, Lurah Pulo Brayan Kota, Rivai Nasution, membenarkan pohon tumbang tersebut menimpa kendaraan dinas Ketua DPRD Medan.

“Iya benar bang. Kabarnya pohon tumbang di depan kantor lurah dan menimpa mobil dinas Ketua DPRD Kota Medan. Saya juga sedang memantau situasi di sekitar kelurahan dan anggota sudah saya kerahkan untuk meninjau ke lokasi,” ujar Rivai.

Yang menjadi sorotan, menurut Rivai, pihak kelurahan sebelumnya telah menyurati Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan agar melakukan pemangkasan terhadap sejumlah pohon yang dinilai sudah terlalu rindang dan berusia tua.

Namun, hingga pohon tersebut tumbang dan merusak kendaraan, pemangkasan disebut belum dilakukan.

“Sebenarnya bang, kami sudah pernah menyurati Dinas Lingkungan Hidup untuk memangkas pohon, namun belum ada jawaban,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Melvi saat dikonfirmasi mengenai pohon tumbang yang menimpa dua unit mobil dinas Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen memberikan jawaban singkat melalui WhatsApp.

“Tim sudah di sana ya,” tulis Melvi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan pohon rawan tumbang di Medan bukan hanya soal bencana akibat cuaca ekstrem. Ketika kondisi pohon berisiko telah diketahui dan bahkan disebut sudah dilaporkan, efektivitas respons serta tindak lanjut pemerintah menjadi hal yang patut dipertanyakan.

Kini, selain kerusakan kendaraan, publik kembali dihadapkan pada pertanyaan yang sama: haruskah pohon tumbang dan menimbulkan korban atau kerugian terlebih dahulu sebelum langkah pencegahan dilakukan?. (Relis/WanManau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *