MEDAN, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya menyelaraskan arah kebijakan eksekutif dan legislatif dalam menentukan program pembangunan Kota Medan pada 2027. Ia menyebut hasil rapat kerja (raker) DPRD Kota Medan sebagai pijakan penting dalam mengawal pelaksanaan pembangunan kota.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Rapat Kerja DPRD Kota Medan Tahun 2026 dalam rangka Penyusunan Program Kerja Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (28/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rico menekankan bahwa penyusunan program kerja DPRD harus sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Menurutnya, keselarasan tersebut diperlukan agar fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dapat berjalan efektif serta mendukung target pembangunan daerah.
“Penyusunan program kerja ini adalah langkah strategis yang berfungsi sebagai kompas dalam melaksanakan tiga fungsi utama dewan, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan sepanjang tahun 2027 mendatang. Kompas ini harus berjalan selaras dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar pembangunan kota berjalan optimal,” ujar Rico Waas di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kota Medan.
Rico juga mendorong agar hasil raker DPRD tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh perangkat daerah. Ia meminta rekomendasi DPRD menjadi masukan konstruktif untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di Kota Medan.
Selain itu, hasil raker diharapkan turut memperkuat transformasi digital pemerintahan menuju Medan Satu Data. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung proses perencanaan dan pengambilan kebijakan berbasis data sekaligus mewujudkan pembangunan kota yang inklusif, maju, dan berkelanjutan.
“Saya minta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan untuk segera menindaklanjuti rekomendasi DPRD sebagai masukan konstruktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan kota,” tegasnya.
Rico mengatakan sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan. Karena itu, seluruh program kerja harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta orientasi pada pelayanan publik.
“Mari kita jadikan hasil rapat kerja ini sebagai pijakan untuk bekerja lebih baik, memperkuat kolaborasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Medan. Semoga seluruh program yang dirumuskan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan.(rel)






