Headline

Rakerwil Apeksi 2026: Rico Fokus pada Fiskal dan Kolaborasi

267
×

Rakerwil Apeksi 2026: Rico Fokus pada Fiskal dan Kolaborasi

Sebarkan artikel ini

BANDA ACEH, Menarapos.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang juga menjabat sebagai Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) menekankan pentingnya penguatan fiskal dan kolaborasi antar daerah.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Komwil I Apeksi 2026 di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (19/4).

Dalam forum yang diikuti 24 pemerintah kota tersebut, Rico menyebut Rakerwil bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk saling belajar dan berbagi solusi menghadapi tantangan perkotaan.

“Kita harus menjadi kota-kota yang tangguh untuk mendukung Indonesia yang kuat. Strategi fiskal yang tepat sangat krusial, karena dampaknya baru terasa dua hingga tiga tahun ke depan,” kata Rico.

Rico menyoroti pentingnya membangun kota tangguh, terutama setelah sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilanda bencana alam. Menurutnya, kesiapan fiskal dan tata kelola yang adaptif menjadi kunci agar pemerintah kota tidak gagap menghadapi krisis.

Di hadapan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Direktur Eksekutif Apeksi Alwis Rustam, serta kepala daerah lainnya, Rico menegaskan kekuatan fiskal daerah harus dikelola secara kreatif dan berkelanjutan.

Menurutnya, hal itu penting untuk menopang pembangunan jangka panjang sekaligus merespons kondisi darurat.

Rico juga mengingatkan para wali kota untuk terbuka dan tidak ragu belajar dari daerah lain. Ia mencontohkan Kota Medan yang mengadopsi praktik baik dari kota lain, termasuk dalam penataan trotoar dan pengelolaan ruang hijau.

“Kita tidak perlu malu bertanya. Dari situ kita bisa menemukan solusi yang mungkin belum ada di kota kita sendiri,” ujarnya.

Selain isu fiskal, Rico turut menekankan pentingnya pemerataan pendidikan dan layanan kesehatan. Ia menyebut pendidikan harus inklusif dan berbasis teknologi, termasuk melalui pengembangan smart class di sekolah negeri.

Di sektor kesehatan, Rico menyampaikan program Universal Health Coverage (UHC) di Medan yang memungkinkan masyarakat cukup menggunakan KTP untuk mengakses layanan kesehatan.

“Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama. Kita tidak ingin ada ketimpangan layanan antar kota,” ucapnya.

Rakerwil I Apeksi 2026 mengusung tema “Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi yang direncanakan berlangsung di Medan dengan tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”.

Rangkaian kegiatan Rakerwil turut diisi dengan aksi sosial dan lingkungan, seperti penanaman pohon, bantuan bagi korban banjir, serta pameran produk ekspor daerah.

Dengan semangat kolaborasi yang ditekankan dalam forum ini, Rico Waas optimistis kota-kota di Indonesia dapat tumbuh lebih adaptif, inklusif, dan berdaya saing di tengah dinamika pembangunan nasional.

Rakerwil Komwil I Apeksi berlangsung pada 19-22 April 2026. Kegiatan ini juga dirangkai dengan perayaan hari jadi ke-821 Kota Banda Aceh dan dihadiri puluhan wali kota dari berbagai daerah yang tergabung dalam organisasi tersebut.(AC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *