Pemerintahan

Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober

122
×

Bobby Pastikan Jalan Longsor Pamah Semelir Diperbaiki Oktober

Sebarkan artikel ini
FOTO: Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution bersama jajaran OPD terkait dan Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau ruas Jalan Pamah Semelir (alternatif Berastagi-Langkat) yang amblas akibat tergerus curah hujan beberapa waktu lalu di Desa Telagah, Kabupaten Langkat, Jumat (11/9/2026).(Diskominfo Sumut).

LANGKAT, Menarapos.id — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan ruas jalan yang longsor di Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kabupaten Langkat, mulai diperbaiki pada Oktober 2026. Jalan tersebut merupakan akses alternatif yang menghubungkan Langkat dengan Tanah Karo.

Kepastian itu disampaikan Bobby saat meninjau langsung lokasi jalan longsor, Jumat (11/9/2026). Bobby didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan disambut Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti bersama masyarakat.

Saat berada di lokasi, Bobby melihat langsung kondisi badan jalan yang ambles akibat longsor. Saat ini, ruas tersebut hanya dapat dilalui satu kendaraan sehingga rawan kecelakaan dan mengganggu mobilitas warga.

Tak hanya akses transportasi yang terganggu, longsor juga menyebabkan pipa distribusi air bersih ke rumah warga terputus. Warga bahkan mengaku telah tiga pekan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Mendengar keluhan tersebut, Bobby langsung meminta agar kebutuhan air bersih warga segera ditangani.

“Nanti kita kirim air ya untuk masyarakat,” kata Bobby kepada warga.

Bobby menegaskan perbaikan permanen ruas jalan Pamah Semelir akan mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Menurutnya, kondisi jalan yang mendesak membutuhkan penanganan segera agar aktivitas masyarakat dan distribusi barang kembali normal.

Sembari menunggu pekerjaan permanen dimulai, Pemprov Sumut bersama Pemkab Langkat juga akan menyiapkan akses sementara. Langkah tersebut dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan dan jalur alternatif Langkat-Karo tidak sepenuhnya terputus.

Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengatakan pihaknya akan memprioritaskan perbaikan pipa air bersih yang terputus akibat longsor.

“Kami akan memperbaiki dulu, Pak, pipanya yang terputus, biar masyarakat dapat air bersih,” ujar Tiorita.

Tiorita mengapresiasi respons cepat Pemprov Sumut dalam menangani dampak longsor tersebut. Ia berharap penanganan jalan dapat segera dilakukan sehingga aktivitas warga kembali lancar.

Sementara itu, warga Desa Telagah, Kecamatan Sungai Bingei, Ade Sembiring mengatakan longsor telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Selain kesulitan memperoleh air bersih, akses transportasi dan distribusi barang dari Karo menuju Langkat maupun sebaliknya turut terganggu.

“Harapan kami kepada Bapak Gubernur agar jalan kami ini segera diperbaiki agar seluruh aktivitas masyarakat lancar. Begitu juga dengan ketersediaan air bersih yang terputus,” ungkap Ade.

Dengan perbaikan yang ditargetkan mulai Oktober, Pemprov Sumut berharap akses Pamah Semelir dapat kembali berfungsi dan mendukung mobilitas warga serta distribusi barang antara Langkat dan Tanah Karo.(Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *